Sabtu, 27 Desember 2014

Pengenalan Proses Kalibrasi dan Pemeliharaan Alat Ukur


Untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang baik dan sesuai dengan ukuran yang diinginkan, tentunya peranan alat ukur adalah sangat penting.
Untuk memastikan bahwa alat ukur yang kita gunakan dalam kondisi baik, maka setiap alat ukur yang kita gunakan perlu dicek keakuratanya secara berkala.

Bagaimana caranya?
Silakan untuk dibaca catatan saya tentang "Pengenalan Proses Kalibrasi dan Pemeliharaan Alat Ukur".

Berikut sekilas isi tentang catatan "Pengenalan Proses Kalibrasi dan Pemeliharaan Alat Ukur" yang telah saya susun.
 ............................................................................


Pada proses pengukuran yang dilakukan, sering kali terjadi perbedaan hasil pengukuran walaupun proses pengukurang dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang sejenis. Seharusnya, hasil pengukuran itu adalah identik sama walaupun menggunakan alat ukur yang berbeda Perbedaan hasil pengukuran ini terjadi karena berbagai pengaruh diantaranya adanya pengaruh lingkungan, operator, serta metode pengukuran.
Secara umum, beberapa hal yang menjadi sumber kesalahan dalam pengukuran sehingga menimbulkan perbedaan hasil, diantaranya adalah disebabkan oleh:
1. Perbedaan yang terdapat pada obyek yang diukur. Hal ini dapat direduksi dengan cara:
a. Obyek yang akan dianalisis diperlakukan sedemikian rupa sehingga diperoleh ukuran kualitas yang homogen.
b. Mengggunakan tekhnik sampling dengan baik dan benar.
2. Perbedaan situasi pada saat pengukuran. Perbedaan ini dapat diselesaikan dengan cara mengenali persamaan dan perbedaan suatu obyek yang terdapat pada situasi yang sama. Dengan demikian sifat-sifat dari obyek dapat diprediksikan.
3. Perbedaan alat dan instrumentasi yang digunakan.
Cara yang digunakan untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan alat pengatur yang terkontrol dan telah terkalibrasi.
4. Perbedaan penyelenggaraan/administrasi.
Kendala ini diatasi dengan menyelesaikan permasalahannon-teknis dengan baik sehingga keadaan peneliti selalu siap untuk sehingga melakukan kerja.
5. Perbedaan pembacaan hasil pengukuran
Kesalahan ini dapat diatasi dengan selalu berupaya untuk mengenali alat atau instrumentasi yang akan digunakan terlebih dahulu.
Dari lima faktor penyebab kesalahan dalam bidang analitik maka peralatan dan instrumentasi sangat berpengaruh. Peralatan pada dasarnya harus dikendalikan oleh pemakainya. Untuk peralatan mekanis yang baru relatif semua sistem sudah berjalan dengan optimal, sebaliknya untuk alat yang sudah berumur akan banyak menimbulkan ketidakoptimuman karena komponen aus, korosi dan sebagainya. Demikian juga peralatan elektrik, pencatatan harus selalu dikalibrasi dan dicek ulang akurasinya. Untuk peralatan yang menggunakan sensor atau detektor maka perawatan dan kalibrasi memegang peranan penting dalam menjamin keandalan dan kualitas dari suatu instrumen.
 .................................................................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar