Jumat, 07 Agustus 2015

Mau jadi apa anak kita?

Pernahkah anda saksikan sebuah pohon yang berbuah aneka buah-buahan?
Sangat aneh, jarang dan mungkin tidak ada bukan?
Yang ada adalah buah yang bentuknya menyerupai saja tetapi rasa dan dzatiyah nya adalah buah yang sama, contoh mangga apel, yaitu buah mangga yang berbentuk apel.
Begitu pula anak-anak kita, diawal sebelum kelahiranya telah ditentukan jodoh, pati, bagja dan cilaka-nya. Sehingga tidak usah menggebu-gebu penuh ambisi bahwa anak kita harus menjadi polisi, atau tentara, atau guru atau apapun itu.
Sejatinya seorang anak telah dibekali oleh Alloh kemampuan yang spesifik pada satu hal saja dan kemampuan itulah yang kelak akan menjadikan ia sebagai sesuatu, guru, tentara, polisi, bahkan presiden sekalipun.
Sayangnya kita sebagai orang tua (terlalu ambisi) ingin anak-anak sesuai dengan apa yang kita inginkan padahal mungkin berbeda dengan apa yang sudah Alloh gariskan.
Ketahuilah bahwa ambisi kita itu adalah lebih karena gagalnya cita-cita kita sehingga anak kita yang kita korbankan agar sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Kesalahan kita adalah menganggap bahwa kita sebagai orang tua selalu benar sehingga anak kita harus mengikuti keinginan kita. Seringkali kita menyuruh anak kita harus bisa ini harus bisa itu dan lain lain.
Ketahuilah bahwa sudah dzatiyahnya pohon hanya berbuah satu jenis saja dan hal itu tidak akan mungkin tertukar satu dan yang lainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar